Penggunaan pengawet paraben sebenarnya mengundang kontroversi karena beberapa penelitian menunjukkan paraben bisa memicu masalah kesehatan serius seperti pencetus kanker dan masalah kesuburan pada pria. Ada juga penelitian yang dilakukan olehKyoto Prefectural University of Medicine, bahwa beberapa jenis paraben yang aman, bisa juga bermutasi menjadi racun berbahaya saat terkena sinar matahari. Lain halnya dengan para ilmuwan dari FDA yang menyatakan paraben aman, tetapi masih dibutuhkan penelitian lanjutan. Diperkirakan lebih dari 90 persen dari semua produk kosmetik mengandung satu atau lebih paraben. Faktanya, paraben merupakan zat pengawet yang paling banyak digunakan di dunia karena keberhasilannya, rendahnya risiko iritasi yang mungkin timbul dan stabilitasnya.

Pada dasarnya, setiap bahan kimia yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. Jika aplikasi pertama pada kulit memberikan kelainan disebut iritan, kemudian kalau terjadi kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. Pencetus keracunan, kanker, atau kelainan kulit yang mengancam kesehatan bukan hanya dari paraben saja tetapi bisa juga dari bahan kimia lain seperti  Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Ammonium Lauryl Sulfate (ALS),Propylen Glycol, Isopropyl alcohol, Diethanolamine (DEA), Triethanolamine (TEA) danMonoethanolamine (MEA), Aluminium, Minyak mineral, serta Polyethylen Glycol (PEG).  Penggunaan berlebihan dapat menimbulkan iritasi yang hebat bahkan komplikasi penyakit dalam. Penting diketahui, bahwa paraben bukanlah satu-satunya zat yang memiliki efekestrogenic terhadap tubuh.

Bulan Maret 2010 Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bersama Organisasi Konsumen Korea melakukan analisa label pada produk perawatan kulit yang mengandung Paraben di Jakarta. Ada 36 produk kosmetik yang terkumpul terdiri dari shampo, busa mandi, pembersih muka, sabun mandi, serta krim untuk iritasi. Hanya 2 jenis yang bukan golongan pembersih atau pembilas yaitu menghilangkan alergi popok bayi dan lotion. Dari 36 produk tersebut diperoleh 11 merek yang mengandung  golongan Paraben, seperti terlihat dalam tabel.

No Merek Komposisi Kegunaan Produsen
1 Pigeon facial foam  40 g Purfied water, sodium laureth sulfate,cocamidopropyl betaine, sodium stearate, glycerine, phenoxyethanol, methylparaben, ethylparaben, propylparaben, butylparaben, citric acid, glycol distearate, chamomilla recutita (matricaria) flower water, PEG-40 hydrogenated castor oil, trideceth-9, bisabolol,propylene glycol, fragrance,tetrasodium EDTA,ethoxydiglycol, PEG-26 jojoba acid, PEG-26 jojoba Ethanol, butylene glycol, simmondsia chinensis. Sabun muka untuk semua jenis kulit PT.Multi Indocitra Indonesia
2 Garnierfacial wash 100 ml Aqua/water,sodium laureth sulfate,glycerin,decyl glucoside,polyethylene,acrylates/C10-30 alkyl acrylate, crosspolymer,ascorbyl glucoside, citrus limonum/lemon fruit extract,gentiana lutea/gentiana luteextract,jojoba,esters,salicyl acid,benzophenone-4,iodopropynyl butylcarbamate, peg-4 dilaurate, peg-4 laurate,polyquaternium-10,sodium hydroxide,talc,terasodium edta,xanthan gum, alcohol, CI 19140/yellow5 lake, CI47005/yellow 10,CI 73360/red 30,butylparaben, ethylparaben,isobutylparaben, methylparaben,phenoxyethanol,propylparaben,parfum/fragrance,benzyl salicylate,limonene, linalool (F.I.L. B 11040/1) Brightening scrub wash PT L’Oreal Indonesia Jl.Rasuna  Said KavX  Jakarta
3 PigeonLiquid soap 200 ml Purified Water,lauryl Glucoside (and) Cocamidopropyl Betaine, Sodium Laureth Sulfate,DisodiumLaureth Sulfosuccinate, Butylene Glycol,phenoxyethanol, Methylparaben, Ethylparaben, Propylparaben, Butylparaben, Fragrance, sodium PCA,Styrene Polymer, Sodium Citrat,PEG-150 Distearate,Ethoxydiglycol,Propylene Glycol,PEG-26 Jojoba Acid, PEG-26 Jojoba Ethanol,PEG-40 Hydrogenated castor oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Trideceth-9, Chamomilla recutita (Matricaria) flower Water, Bisabolol, Tetrasodium EDTA, Citric Acid, Sodium Chloride. Baby liquid soap PT.Multi Indocitra Indonesia
4 Vivacleanser 50g Aqua, kaolin, mono alkyl phosphat, Acrylate Crosspolymer, Glycerin, Lauryl Glucoside, Titanium dioxyde, Cocamide Dea, Dimethycone  Cpolyol, D-Panthenol, Aloe vera extract, Parfum, Methyl Paraben, Yogurt filtrate, Butylene glycol clean mask refrehner PT.Vitapharm Surabaya
5 Shinzuifacial wash 40 ml Cocamidopropyl betaine, Sodium Laureth sulfate, water, glycerine, Herba matsu oil, Cotton extract, With hazel extract, Sodium lactate, Sodium PCA, Sodium benzoate, Lactic acic , PEG 7, Glyceryl Coconate, C 10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, Sodium Hydroxyde, Fragrance, Phenoxyethanol,Parabens skin lightening facial wash PT.Bina Karya Prima
6 Baby-Deecream 50g Demineralized water, Mineral oil, Stearic acid, Dimethycone, Beeswax, Zinc Oxide, Cyclomethycone, Honey extraxt, Sodium PCA, Pr0-vitamin B5, Glycerine, Fragrance, Allantoin, Methyl paraben, Propyl paraben diaper cream PT.joenoes Ikamulya
7 Zwitsalbaby cream 50 ml Water, mineral oil, Sorbitan Olivate, Petrolatum, Zinc Oxyde, Dimethycone Glycerine, Beeswax, Jojoba oil, PEG-30, Dipoly hiroxystearate, Lactic acid, Canola oil, Magnesium Sulfate heptahydrate,  Magnesium stearate, Parfum, Zinc Sulfate, Phenoxyethanol, Sodium methyl paraben, Allantoin, Calcium hydroxide, Retynil palmitate, Tocopheryl acetate, Ascorbyl palmitate. baby cream with zinc PT.Sara Lee body care Indonesia
8 Cussons babyLotion 50 ml Aqua, Mineral oil, Cetearyl alkohol, Ceteareth-20, Zinc oxyde, Calamine, Glyceril Stearate, Talc, Phenoxyetahanol, AllantoinMethyl paraben, Ethyl paraben, Propyl paraben, Butyl paraben, Parfum. Prickly Heat lotion PT.PZ Cussons Indonesia
9 Cussons babyCream 50 mg Zinc oxyde 4%, Allantoin 0,1%, aqua, mineral oil, Glycerine stearate, Cetearyl alkohol, Cetearet-20, Zinc Oxyde, Methyl paraben, Ethyl paraben, Phenoxy ethanol, Prophyl paraben, Butyl paraben, Allantoin, Parfum diaper rash cream PT.PZ Cussons Indonesia
10 Mustika Ratufacial foam 75 g Water, Cocamidopropyl Betaine, Stearic Acid, ………. …… Extract, sodium PEG-7 Olive Oil, Carboxylate PEG-4……. ….. …….. (licorice),…… Extrtract, Hydrogenatted jojoba Oil, Tocopheryl Acetane, Mthylparaben,Fragrance, ……., Propylparaben. bengkoang whitening PT.Mustika Ratu
11 Lifeboyshampoo  90 ml Water, Sodium Laureth sulfate, Sodium Chlorida, Santan Gum, Tocopheryl Acetate, Glycerile linoleat, Glyceryl Linolenate, Retinil Palmitate, Panthenol, Phenoxy ethanol, Methyl parabenButhyl parabenEthyl paraben, Prophyl paraben, isobutyl paraben, Lisin HCl, Pentilen glikol, PEG 40, Hydrogenated castor oil anti hair fall PT.Unilever Indonesia

Dari 11 merek ber paraben terdiri dari; 4 sabun pembersih muka, 1 sabun mandi cair, 1 cairan pembersih muka, 3 krim alergi, 1 shampo, dan 1 lotion. Keempat produk pembersih muka, memiliki klaim berbeda-beda yaitu memutihkan kulit, mencerahkan kulit, mengikis kulit serta untuk semua jenis kulit. Fungsi perawatan kulit yang sederhana ternyata menjadi rumit dengan beragam komposisi, meski jenisnya sama. Penggunaan pengawet golongan paraben yang lebih dari satu dan nama-nama bahan bukan dengan nama dagang sulit dipahami.

Pengawet konon diperlukan untuk memberi perlindungan pada kosmetik agar terhindar dari pencemaran saat digunakan dan akibat pertumbuhan kuman. Pengawet lainnya adalahAmmonium kuartener, alcohol, golongan fenol, antioksidan BHA, Vit E, asam benzoat. Memang, semua bahan tersebut masuk kategori bahan yang diperbolehkan dalam kosmetik. Selain pengawet, produk perawatan kulit mengandung juga penyeimbang PH, stabilisator, pewarna, pewangi, dan pelembab dari beragam bahan kimia.

Survei pemahaman konsumen tentang bahan-bahan berbahaya dalam produk perawatan kulit yang pernah dilakukan YLKI, lebih menunjukkan ketidakpahaman konsumen. Selain bentuk huruf yang teramat kecil, banyaknya komposisi, dan bahasa teknis menjadi keluhan konsumen ketika memilih produk.

Ada yang menduga bahwa produk – produk yang menyantumkan menggunakan bahan alami ternyata menggunakan pengawet paraben juga karena paraben merupakan bahan ’food grade’ (dapat dimakan). Paraben dibentuk dari asam (p-hydroxy benzoic acid) yang juga terdapat di dalam raspberry dan blackberry.

Nah, untuk konsumen, langkah terbaik dengan cara membiasakan membaca label meski sulit dipahami, setidaknya gunakan sesuai aturan pakai yang tercantum. Dan ingat, jangan pernah mau dibodohi oleh kata-kata ’natural’ atau ’organic’ pada kemasan produk, jika komposisinya mencantumkan bahan kimia lain.  Terakhir, dan tak kalah penting, gunakan sesuai kebutuhan.

Ida marlinda – Staff YLKI

Dari berbagai sumber

(Dimuat di Majalah Warta Konsumen)

Bertukarlah ke produk Hidayah yang bebas Paraben

 

About Muttaqin_165

Saya saudara kamu dalam Islam, Seorang Hamba Allah yang bercita-cita menjadi seorang penyeru manusia kepada Allah

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s